NURSING CARE

ALL ASKEP (6) ASKEP ANAK (6) ASKEP BAYI (8) Diagnosa (6) JOURNAL (28) new entry jar (33)
Tampilkan postingan dengan label new entry jar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label new entry jar. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 April 2018

Ketersediaan Tempat Perawatan

16 April 2018 Jam 10:00

PAVILLIUN
PAVILLIUN A Tersedia : 1 KAMAR
PAVILLIUN B Tersedia : 1 KAMAR

INTENSIVE CARE UNIT
ICU /  IRI : Tersedia : 00 TT/ BED PENUH

ISOLASI AIRBORNE UNIT
KAMAR   I      :  1  TT /  BED TERSEDIA
KAMAR   II     :  1  TT /  BED TERSEDIA
KAMAR   III   :  1  TT /  BED TERSEDIA
KAMAR   IV   :  1  TT /  BED TERSEDIA
KAMAR   V    :  1  TT /  BED TERSEDIA

PERAWATAN BEDAH
KAMAR   I       :  00  TT /  BED PENUH
KAMAR   II     :  1  TT /  BED TERSEDIA
KAMAR   III   :  1  TT /  BED TERSEDIA

PENYAKIT DALAM
KAMAR   I      :  00  TT /  BED PENUH
KAMAR   II     :  00  TT /  BED PENUH
KAMAR   III    :  1  TT /  BED TERSEDIA

PERINA & ANAK
PERINA           :    2  TT /  BED TERSEDIA
KAMAR  I       :   00  TT /  BED PENUH
KAMAR   II     :  1  TT /  BED TERSEDIA
KAMAR  III     :  7  TT /  BED TERSEDIA

KEBIDANAN  &  KANDUNGAN
KAMAR   I      :  00  TT /  BED PENUH
KAMAR   II     :   3  TT /  BED TERSEDIA
KAMAR   III   :    1  TT /  BED TERSEDIA

Sabtu, 11 Maret 2017

PELAYANAN DOKTER SPESIALIS BERTAMBAH DI KOTABARU

Antara Kalsel

RSUD Kotabaru

Bupati Kotabaru, Kalimantan Selatan, H Sayed Jafar menandatangani nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI, Untung Suseno, terkait penugasan dokter spesialis yang baru lulus ke wilayah itu.

"Dengan program Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS) dari Kementrian Kesehatan ini akan memberikan pengaruh positif terhadap pelayanan kesehatan di "Bumi Saijaan" Kotabaru, dalam memenuhi standar pelayanan kesehatan yang maksimal," kata Bupati Kotabaru, melalui siaran pers, Jumat.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru Ernawati, menyampaikan nantinya para dokter spesialis yang ditugaskan akan ditempatkan di Rumah Sakit Umum Daerah Kotabaru.
"Dengan ditugaskannya para dokter spesialis, maka Kotabaru tidak kekurangan dokter spesialis lagi, sehingga masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal," ujarnya.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kotabaru dr Nanang menambahkan program WKDS ini merupakan solusi untuk mengatasi kekurangan dokter spesialis, khususnya bedah, spesialis anak, spesialis kandungan, penyakit dalam dan anastesi.
Program WKDS ini merupakan upaya pemerataan dokter spesialis, yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2017 tentang wajib kerja dokter spesialis (WKDS) yang telah disahkan pada 12 Januari 2017 lalu.
Dia mengemukakan program WKDS ini telah mengatur setiap dokter spesialis yang baru lulus dari perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri per 12 Januari, akan memiliki kewajiban untuk menjadi peserta WKDS dan ditempatkan di rumah sakit pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Lokasi penempatan dokter spesialis dibagi menjadi tiga bagian yang diprioritaskan pada rumah sakit daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan, rumah sakit rujukan regional, rumah sakit rujukan provinsi.
Pendistribusian tenaga dokter spesialis disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di daerah. Bupati dan walikota berhak mengajukan usulan kebutuhan dokter spesialis kepada Gubernur melalui Dinas Kesehatan Provinsi.
Kemudian Gubernur mengajukan usulan kebutuhan dokter spesialis di wilayahnya kepada Menteri Kesehatan berdasarkan perencanaan kebutuhannya.
Nanang menambahkan hingga saat ini RSUD Kotabaru telah memiliki dua dokter spesialis penyakit dalam, tiga spesialis kandungan, dua spesialis bedah, seorang spesialis anak, telinga hidung dan tenggorokan satu orang.
Dokter Anastesi satu orang, patologi klinik satu orang, radiologi satu orang dan sembilan orang dokter umum.
"Dalam program WKDS kali ini kita minta satu orang dokter spesialis anak," katanya.
Secara terpisah, Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kesehatan Kementerian Kesehatan Usman Sumantri menyatakan insentif berupa gaji yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan kepada dokter spesialis yang ditugaskan menjalankan program (WKDS) di seluruh daerah Indonesia berkisar Rp23-Rp30 juta per bulan.
Pemerintah pusat akan memberikan insentif dalam rentang Rp23-30 juta per bulan disesuaikan dengan wilayah kerja penempatan dokter spesialis.
"Dengan insentif tersebut maka diharapkan bisa mendorong wajib kerja dokter spesialis. Kita tidak hanya mewajibkan, tapi juga memberikan insentif," ucap Usman.
Namun, selain insentif dari Kementerian Kesehatan, Perpres Nomor 4 Tahun 2017 tentang Wajib Kerja Dokter Spesialis menyebutkan pemberian insentif juga wajib diberikan oleh pemerintah daerah di tempat dokter tersebut bekerja.
Dalam perpres juga diatur bahwa peserta WKDS juga akan mendapatkan fasilitas tempat tinggal atau rumah dinas yang diberikan oleh pemerintah daerah setempat.
Editor: Ulul Maskuriah
             Zainal Rs-Ktb
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Minggu, 05 Maret 2017

INSTALASI RAWAT INTENSIF ( ICU )

Instalasi Rawat Intensif (IRI) /ICU adalah suatu bagian dari rumah sakit yang mandiri (instalasi dibawah direktur pelayanan), dengan staf yang khusus dan perlengkapan yang khusus yang ditujukan untuk observasi, perawatan dan terapi pasien-pasien yang menderita penyakit, cedera atau penyulit-penyulit yang mengancam nyawa atau potensial mengancam nyawa dengan prognosis dubia. IRI menyediakan kemampuan dan sarana, prasarana serta peralatan khusus untuk menunjang fungsi-fungsi vital dengan menggunakan ketrampilan staf medic, perawat dan staf lain yang berpengalaman dalam pengelolaan keadaan-keaadaan tersebut.

Ruang lingkup pelayanan meliputi dukungan fungsi organ-organ vital seperti pernapasan, kardiosirkulasi, susunan saraf pusat, ginjal dan lain-lainya, baik pada pasien dewasa ataupun pasien anak.

Rumah sakit sebagai penyedia pelayanan kesehatan mempunyai fungsi rujukan harus dapat memberikan pelayanan IRI yang professional dan berkualitas. Dengan mengedepankan keselamatan pasien. Pada instalasi rawat intensif (IRI), perawatan untuk pasien dilaksanakan dengan melibatkan berbagai tenaga profesional yang terdiri dari multidisiplin ilmu yang bekerja sama dalam tim. Pengembangan tim mulitidisplin yang kuat sangat penting dalam meningkatkan keselamatan pasien. Selain dukungan itu sarana, prasarana serta peralatan juga diperlukan dalam rangka meningkatkan pelayanan IRI.

Oleh karena itu,  mengingat diperlukanya tenaga khusus, terbatasnya sarana dan prasarana, serta mahalnya peralatan, maka demi efisiensi, keberadaan IRI perlu dikonsentrasikan.

STANDAR KETENAGAAN

Kualifikasi Sumber Daya manusia.
Kualifikasi tenaga kesehatan yang bekerja di IRI harus mempunyai pengetahuan yang memadai, mempunyai ketrampilan yang sesuai dan mempunyai komitmen terhadap waktu.

Tenaga Medis.
Seorang dokter intensivis adalah seorang dokter yang memenuhi standar kompetensi berikut :
Terdidik dan bersertifikat sebagai seorang spesialis anastesiologi melalui program pelatihan dan pendidikan yang diakui oleh perhimpunan profesi yang terkait.
Menunjang kualitas pelayanan IRI dan menggunakan sumber daya IRI secara efesien
Mendarmabaktikan lebih dari 50% waktu profesinya dalam pelayanan IRI

Bersedia berpartisipasi dalam suatu unit yang memberikan pelayanan 24 jam/hari, 7 hari/minggu

Mampu melakukan prosedur  critical care, antara lain :

Sampel darah arteri
Memasang dan mempertahankan jalan napas termasuk  intubasi trakeal, trakeostomi perkutan dan ventilasi mekanis

Mengambil kateter intravaskuler untk monitoring invasive maupun terapi invasif
misalnya; peralatan monitoring, termasuk :
Kateter vena central (CVP)
Resusitasi jantung paru
Pipa torakostomi

Melaksanakan dua peran utama :
Pengelolaan pasien
Mampu berperan sebagai pemimpin tim dalam memberikan pelayanan di IRI, menggabungkan dan melakukan titrasi pelayanan pada pasien penyakit kompleks atau cedera termasuk gagal organ multi-sistem. Dalam mengelola pasien, dokter intensivis dapat mengelola sendiri atau berkolaborasi dengan dokter lain.

Seorang dokter intensivis mampu mengelola pasien sakit kritis dalam kondisi seperti :
Hemodinamik tidak stabil
Gangguan atau gagal napas, dengan atau tanpa memerlukan tunjangan ventilasi mekanis
Gangguanneurologisakuttermasukmengatasihipertensi intracranial
Gangguan atau gagal ginjal akut
Gangguan endokrin dan/ atau metabolic akut yang mengancam nyawa
Gangguan nutrisi yang memerlukan tunjangan nutrisi
Manajemen Unit.

Dokter intensivis berpartisipasi aktif dalam aktivitas-aktivitas manajemen unit yang diperlukan untuk memberi pelayanan-pelayanan IRI yang efisien, tepat waktu dan konsisten.

Aktivitas-aktivitas tersebut meliputi antara lain :
Triage, alokasi tempat tidur dan rencana pengeluaran pasien
Supervisi terhadap pelaksanaan kebijakan-kebijakan unit

Partisipasipadakegiatan-kegiatanperbaikankualitasyang berkelanjutan termasuk supervisi koleksi data
Berinteraksiseperlunyadenganbagian-bagianlainuntuk menjamin kelancaran pelayanan di IRI

Mempertahankan pendidikan berkelanjutan tentang critical care medicine :
Selalu mengikuti perkembangan mutakhir dengan membaca literature kedokteran
Berpartisipasi dalam program-program pendidikan dokter berkelanjutan.

Menguasai   standar-standar  untuk  unitcritical  care.  Ada dan bersedia untuk berpartisipasi pada perbaikan kualitas interdisipliner.

Tenaga Keperawatan.
IRI harus memiliki jumlah perawat yang cukup dan sebagaian besar terlatih. (diganti) menjadi : jumlah perawat di IRI ditentukan berdasarkan jumlah tempat tidur dan ketersediaan ventilasi mekanik. Perbandingan perawat : pasien 1:1, sedangkan perbandingan perawat : pasien yang tidak menggunakan ventilasi mekanik adalah 1:2.

Distribusi Ketenagaan.

Ka. Instalasi IRI
Spesialis anastesiologi Pelatihan ACLS dan BLS.

Ka. Perawat IRI
Minimal D3 keperawatan, Pelatihan ICU Pelatihan manajemen bangsal.

Penanggung jawab shift
D3 keperawatan ( masa kerja 5 – 10 tahun )
Bantuan hidup dasar dan bantuan hidup lanjut
Melakukan Administrasi keperawatan & bertanggung jawabterhadap kelancarantugas dalam shift

Perawat Pelaksana
D3 keperawatan Bantuan hidup dasar dan bantuan hidup lanjut
Melakukan tindakan-tindakan keperawatan sesuai SPO

DokterspesialisAnestesiologisiap24jammenanganikasus kegawatan IRI
Dokter spesialis konsulen siap 24 jam menangani kasus kegawatan IRI
Tenaga perawat siap 24 jam melayani kasus IRI.

TATA LAKSANA PELAYANAN

Kriteria Masuk Dan Keluar IRI
Sebelum pasien masuk ke IRI, pasien dan/atau keluarganya harus mendapatkan penjelasan secara lengkap mengenai dasar pertimbangan mengapa pasien harus mendapat perawatan di IRI, serta tindakan kedokteran yang mungkin selama pasien dirawat di IRI.

Penjelasan tersebut diberikan oleh kepala IRI atau dokter yang bertugas. Atas penjelasan tersebut pasien dan /atau keluarganya dapat menerima/menyatakan persetujuan untuk dirawat di IRI. Persetujuan dinyatakan dengan menandatangani formulir informed consent.

Pada keadaan sarana dan prasarana IRI yang terbatas pada suatu Rumah Sakit, diperlukan mekanisme untuk membuat prioritas apabila kebutuhan atau permintaan akan pelayanan IRI lebih tinggi dari kemampuan pelayanan  yang dapat diberikan.

Kepala IRI bertanggung jawab atas kesesuaian indikasi perawatan pasien di IRI. Bila kebutuhan pasien masuk IRI melebihi tempat tidur yang tersedia, kepala IRI menetukan kondisi berdasarkan prioritas kondisi medik, pasien mana yang akandirawat di IRI.

Kriteria Masuk.

Pasien Dengan Prioritas.

PRIORITAS 1
Pasien sakit kritis, kondisi tidak stabil yang memerlukan terapi intensif dan monitoring yang tidak bias dilakukan di ruang rawat ianap yang lain
Pasien yang memerlukan bantuan ventilator, obat vasoactive kontinu, terapi tidak terbatas. ARDS, Syok, hemodinamik tidak stabil.

PRIORITAS 2
Pasien yang memerlukan monitoring ketat dan berpotensi memerlukan
Chronic comorbid disease eksaserbasi akut yang berat secara medis atau bedah.

PRIORITAS 3
Pasien kritis kronik yang cenderung masuk tahap recovery, menjalani terapi untuk kasus akutnya tetapi tidak memerlukan intubasi atau resusitasi jantung paru
Keganasan dengan metastase komplikasi dengan infeksi, tamponade jantung atau obstruksi jalan nafas

PRIORITAS 4
Pasien yang secara umum tidak perlu masuk ke IRI
Tidak banyak keuntungannya di rawat di IRI.
Misal : bedah vaskuler perifer, hemodinamik stabil pada ketoasidosis diabetikum, gagal jantung ringan
Pasien stase terminal dan irreversible illness.
Misal : pada keganasan dengan metastase disertai multi organ failure.

Kriteria Keluar.
Prioritas pasien dipindahkan dari IRI berdasarkan pertimbangan  medis oleh kepala IRI dan tim yang merawat pasien.
Bila status fisik pasien sudah stabil dan tidak perlu monitoring ketat lebih lama
Bila status fisik telah menurun jauh tetapi tidak ada rencana intervensi aktif.

Persiapan Penerimaan Pasien.
Monitoring Pasien.
Monitoring dan evaluasi dilaksanakan secara berkesinambungan guna mewujudkan pelayanan IRI yang aman dan mengutamakan keselamatan pasien.

Monitoring dan evaluasi dimaksud harus ditindaklanjuti untuk  menentukan faktor-faktor yang potensial berpengaruh agar dapat diupayakan penyelesaian yang efektif.

Indikator pelayanan IRI yang digunakan adalah system skor prognosis dan keluaran dari IRI. Sistem  skor prognosis dibuat dalam 24 jam pasien masuk ke IRI.

Misalnya system skor prognosis yang dapat digunakan adalah APACHE II, SOFA skor. Rerata nilai skoring prognosis dalam periode tertentu dibandingkan  dengan keluaran aktualnya.

Pencapaian yang diharapkan adalah angka mortalitas yang sama atau lebih rendah dari angka mortalitas terhadap rerata nilai scoring prognosis.

Prosedur Medik

Pemasangan CVP
Intubasi dan perawatannya
Ekstubasi
Balance cairan
Penilaian kematian batang otak
Indikasi penggunaan dan penghentian ventilator mekanik
Penggunaan ventilator mekanik

Pengunaan Alat Medik
Syringe pump
Infusion pump
Suction
Defibrilator

Pencacatan Dan Pelaporan Kegiatan Pelayanan.

Catatan IRI diverifikasi dan ditandatangani oleh dokter yang melakukan pelayanan di IRI dan bertanggung jawab atas semua yang dicatat tersebut.

Pencatatan menggunakan status khusus IRI yang meliputi pencatatan lengkap terhadap diagnosis yang menyebabkan dirawat di IRI, data tanda vital, pemantauan fungsi organ khusus (jantung, paru, ginjal dan sebagainya) secara berkala, jenis dan jumlah asupan nutrisi dan cairan, catatan pemberian obat serta jumlah cairan tubuh yang keluar dari pasien.

Pelaporan pelayanan IRI terdiri dari jenis indikasi pasien masuk serta jumlahnya,  system  skor  prognosis,  penggunaan  alat  bantu  (ventilasi  mekanis,
hemodialisis, dan sebagainya), lama rawat dan keluaran (hidup atau meninggal) dari IRI.

Jumat, 16 Desember 2011

Honda kencang karena skill Casey Stoner.

Berbagai spekulasi yang mengalir tentang keberuntungan Casey Stoner hengkang ke tim Repsol Honda yang memiliki motor kencang, ditanggapi dengan cara berbeda oleh Jorge Lorenzo dan manager balapnya, Wilco Zeelenberg. Mereka menganggap bukan hanya karena faktor motor Honda yang memang sangat kencang, tapi juga karena skill seorang Casey Stoner. Hal pertama yang membuat mereka tampil bagus adalah karena langkah besar Honda di akhir musim 2010 lalu. Nah, tahun ini ditambah dengan girboks baru, membuatnya lebih kompetitif lagi. Bahkan saat merekrut Casey Stoner, ia sangat bertalenta dan mampu memaksimalkan potensi motor dalam kondisi apapun, Hal inilah yang membuat semua pembalap Honda punya acuan sendiri. Mereka jadi lebih cepat karena pencapaian Stoner cukup tinggi, ibaratnya jadi sebuah motivasi. Sementara di Yamaha yang juga melakukan pengembangan, tidak bisa terlalu banyak. Makanya kami terlihat lebih lambat dan sangat sedikit memenangi balapan,” imbuh Lorenzo kemudian. Tidak berbeda dengan anggapan Lorenzo, sang manager, Wilco Zeelenberg pun berpandangan sama. Lebih ekstrim lagi Zeelenberg mengungkapkan bahwa Honda kencang karena Stoner ada di sana. Stoner membuat perubahan besar pada Honda, makanya sampai sekarang saya berani bilang hanya Stoner dan Lorenzo yang paling kencang di MotoGP, pungkas Zeelenberg. Published with Blogger-droid v2.0.1

explorer 8 vs google crome

Chrome 15 menjadi browser terpopuler di dunia untuk pertama kalinya berdasarkan perhitungan mingguan. Berita ini dirilis StatCounter pada Kamis, 15/12/2011 menurut StatCounter Global Stats, menguasai pasar browser sejumlah 23,6 persen dibandingkan Microsoft Internet Explorer (IE) 8 sejumlah 23,5 persen. IE masih memimpin pasar browser secara global jika dikumpulkan seluruh versinya, dimana Chrome berada di posisi kedua, mengalahkan Firefox di bulan November. Jika diamati per hari, sejak awal Oktober, banyak orang lebih memilih menggunakan Chrome 14 dan 15 saat akhir pekan, dibandingkan menggunakan IE 8. Menurut data tersebut, sepertinya orang lebih memilih Chrome saat akhir pekan di rumah tetapi saat hari kerja menggunakan browser yang tersedia di kantor. Di Amerika Serikat, IE 8 tetap menjadi browser terpopuler dibandingkan Chrome 15 sementara sebaliknya di Inggris, Chrome 15 lebih populer dibandingkan IE 8. hasil dari StatCounter Global Stats tersebut berdasarkan agregasi data yang dikumpulkan dari sampe yang memiliki lebih dari 15 milyar page view per bulan (4 milyar berasal dari Amerika Serikat). Data tersebut berasal dari jaringan StartCounter yang memiliki lebih dari 3 juta website. Sumber berita: http://gs.statcounter.com/


Published with Blogger-droid v2.0.1

Rabu, 14 Desember 2011

resiko kelahiran prematur

CHICAGO (Reuters) - pengobatan dengan gel mengandung progesteron hormon dapat memotong risiko kelahiran prematur oleh lebih dari 40 persen pada wanita dengan pendek cervixes, menurut analisis yang dirilis pada hari Rabu.


Apa yang disebut meta-analisis, yang mengumpulkan hasil dipublikasikan lima besar uji klinis, menunjukkan bahwa pengobatan dengan gel vagina membantu mencegah kelahiran pre-term 42 persen wanita dengan leher rahim pendek, kunci faktor risiko.


Perawatan juga memotong tingkat masalah pernapasan dan mengurangi kebutuhan untuk menempatkan bayi pada ventilator, tim ditemukan. Analisis termasuk data dari lima uji klinis yang melibatkan 775 perempuan dan bayi 927.


Dr Roberto Romero, kepala dari cabang penelitian perinatology dari National Institutes of Health, mengatakan analisis "menyediakan bukti kuat" vagina progesteron mencegah kelahiran pre-term, dan mengurangi tingkat kematian dan rawat inap pada bayi yang ibunya memiliki leher rahim pendek.


Romero dan lain-lain memperkirakan bahwa rutin USG pengobatan progesteron untuk perempuan dengan leher rahim pendek bisa mencegah kelahiran pre-term sebanyak 45.000 di Amerika Serikat, menyimpan lebih dari $500 juta dalam biaya kesehatan.


Progesteron adalah hormon alami yang diproduksi oleh plasenta dan indung telur, dan telah digunakan selama lebih dari 15 tahun untuk membantu perempuan yang membawa bayi istilah penuh setelah in vitro fertilisasi.


Hasil analisis ini "memiliki potensi untuk menghasilkan perubahan dalam praktek obstetrical di Amerika Serikat dan Eropa dan akhirnya di seluruh dunia," kata Dr Thomas Garite, editor-in-chief dari American Journal of obstetri dan ginekologi, yang menerbitkan studi online.


"Prematur adalah penyebab utama kematian dan kerusakan untuk bayi yang baru lahir dan meskipun upaya besar, tidak ada dampak telah dibuat di tingkat kelahiran pre-term, yang benar-benar meningkat dalam beberapa tahun terakhir.


Analisis menambahkan pada penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa progesteron membantu mencegah prematur.


Pada bulan April, Romero menerbitkan sebuah studi gel vagina yang dibuat oleh Columbia laboratorium Inc dan obat-obatan Watson Inc menunjukkan progesteron perawatan memotong kelahiran prematur 45 persen pada wanita dengan leher rahim pendek, meningkatkan harapan untuk cara sederhana untuk mencegah kelahiran prematur pada wanita ini.


Berdasarkan temuan terbaru, para peneliti mengatakan wanita hamil harus secara rutin mendapatkan USG untuk mendeteksi leher rahim pendek antara 19 dan 24 minggu. Perempuan yang ditemukan memiliki leher rahim pendek harus dipertimbangkan untuk progesteron terapi.


Di Amerika Serikat, 12,8 persen bayi lahir prematur pada tahun 2008, meningkatkan risiko mereka mati di tahun pertama mereka dan memiliki bernapas kesulitan, cerebral palsy, ketidakmampuan belajar, kebutaan dan tuli.


Kelahiran sekitar 12.9 juta di seluruh dunia pre-term, terjadi sebelum 37th minggu kehamilan, termasuk 11 juta di Afrika dan Asia, 900,000 di Amerika Latin dan Karibia, dan 500.000 masing-masing di Eropa dan Amerika Serikat.


Published with Blogger-droid v2.0.1

Adrenalin untuk Out-of-rumah sakit pads perawatan anafilaksis

Untuk manajemen reaksi alergi (bahkan mengancam hidup) serius, saya telah mengajar orang dewasa untuk mengelola adrenalin (adrenalin) dengan suntikan selama bertahun-tahun. Hal ini dapat menyelamatkan nyawa intervensi. Masyarakat Emergency Medical Services (EMS) sekarang setuju bahwa EMS personil harus dilatih untuk mengenali reaksi alergi yang serius dan diperbolehkan untuk mengelola adrenalin. Dalam edisi terbaru jurnal Prehospital darurat Care (2011; 15:570-576), ada sebuah artikel oleh Jacobsen dan Millin yang berjudul "penggunaan adrenalin untuk Out-of-rumah sakit perawatan anafilaksis: dokumen sumber daya untuk National Association of EMS dokter posisi pernyataan" yang rincian penggunaan adrenalin untuk tujuan ini.


Dorongan baru besar dokumen ini akan menyoroti fakta bahwa intramuskular (IM, langsung ke otot) injeksi rute administrasi pilihan, bukan rekomendasi utama tradisional untuk menyuntikkan ke dalam ruang jaringan hanya di bawah kulit lapisan ("subkutan"). Hal ini karena injeksi ke dalam jaringan otot mengakibatkan penyerapan halus dan lebih dapat diandalkan obat, dengan lebih tinggi puncak tingkat terapeutik obat yang mencapai lebih cepat daripada dengan subkutan injeksi. Paha lateral sering digunakan untuk injeksi IM; lengan atas luar ini paling sering digunakan untuk injeksi subkutan. Dalam "autoinjector pena" digunakan untuk mengelola adrenalin (sering disebut dengan nama merek "EpiPen"), jarum mungkin tidak cukup lama untuk mencapai jaringan otot orang besar dan/atau gemuk. Namun, jika adrenalin disuntikkan ke dalam jaringan subkutan, dalam segala kemungkinan masih akan efektif, walaupun tidak secepat mungkin setelah injeksi.


Berikut adalah saran tentang bagaimana untuk memberikan adrenalin untuk reaksi alergi yang parah: mengelola berair adrenalin (adrenalin) 1:1,000 di intramuskular atau subkutan suntikan (tergantung pada kedalaman yang diperoleh dengan jarum). Dosis dewasa adalah 0,3-0,5 mL; dosis pediatrik adalah 0,01 mL/kg berat badan, agar dosis total 0,3 mL. Untuk berat estimasi, 1 kg sama dengan pon 2.2. Obat ini tersedia dalam jarum suntik yang dimuat dalam kit alergi tertentu, yang meliputi EpiPen autoinjector dan autoinjector EpiPen Jr., autoinjector Twinject (0,3 mg atau 0,15 mg dosis; dosis 2 per unit), dan Ana-Kit. Petunjuk untuk penggunaan menemani kit. EpiPen dan Twinject produk adrenalin umumnya lebih mudah bagi para umat awam untuk menggunakan, karena mereka memerlukan keterampilan kurang untuk mencapai injeksi dengan mereka. Twinject autoinjector dan Ana-Kit jarum suntik dikonfigurasi dengan cukup adrenalin untuk dosis (ulangi) yang kedua, yang kadang-kadang. Twinject adalah autoinjector benar untuk dosis pertama; dosis kedua disampaikan sebagai injeksi rutin dari jarum suntik yang tersembunyi dan jarum.


Untuk dosis tujuan, EpiPen dan Twinject autoinjector mg 0,3 harus digunakan untuk orang dewasa dan anak-anak lebih dari 66 lb (30 kg) berat. Anak-anak 66 lb dan di bawah harus disuntik dengan autoinjector mg 0,15 EpiPen Jr. atau Twinject.


Mengambil perawatan khusus untuk menangani jarum suntik yang dimuat dengan benar, untuk menghindari sengaja injeksi ke jari atau kaki. Tidak sengaja menyuntikkan adrenalin ke bokong atau vena. Adrenalin tidak boleh terkena panas atau matahari, tetapi tidak perlu disimpan didinginkan. Jika jelas (liquid) adrenalin berubah cokelat, harus dibuang. Ketika mengelola suntikan, tidak pernah berbagi jarum antara orang-orang.


Published with Blogger-droid v2.0.1

salbutamol vs ards

Senin,12 Desember 11,

HealthDay News) - Sebuah studi yang menilai intravena infus obat salbutamol pada pasien dengan sindrom stres pernapasan akut dihentikan karena tidak meningkatkan hasil jika dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian.


Sindrom stres pernapasan akut (ARDS) terjadi di sekitar 14 persen pasien yang membutuhkan ditempatkan dengan ventilasi mekanis. Tingkat kematian di antara pasien dengan ARDS tinggi - 40-60 persen--dan yg selamat terjadi penurunan kualitas hidup mereka.


Namun, "rutin penggunaan terapi agonist [beta-2] pada pasien berventilasi mekanis dengan ARDS tidak direkomendasikan," para peneliti menulis dalam sebuah artikel yang diterbitkan dalam edisi online Desember 12 empat.


Studi Inggris termasuk 326 pasien yang menerima salbutamol (juga dikenal sebagai albuterol) dan dengan plasebo dalam 72 jam mengembangkan ARDS, dan perlakuan yang berlanjut hingga tujuh hari. Tetapi studi dihentikan setelah 55 (34 persen) dari pasien 161 di kelompok salbutamol meninggal, dibandingkan dengan 38 (23 persen) 163 pasien dalam kelompok plasebo.


Secara keseluruhan, tingkat kematian adalah 47 persen lebih tinggi dalam kelompok salbutamol daripada di kelompok plasebo.


Selain itu, pasien dalam kelompok salbutamol masih perlu ventilator beberapa hari daripada orang-orang dalam kelompok plasebo.


"Temuan kami menunjukkan bahwa intravena salbutamol yang diberikan kepada pasien dengan awal ARDS secara signifikan meningkatan kematian 28 hari, dan mengurangi hari bebas ventilator dan durasi organ dukungan dibandingkan dengan orang-orang yang diberikan plasebo," Fang Gao Smith dan Gavin Perkins Universitas Warwick, dan rekan-rekan, menjelaskan dalam jurnal berita rilis.


Penulis menambahkan bahwa terapi "buruk ditoleransi" oleh pasien karena terjadi side efeck kelainan irama jantung dan laktat asidosis (penumpukan berbahaya asam laktat dalam darah


Temuan-temuan dari studi mungkin cukup untuk mengubah perawatan pasien dengan ARDS, Dr B. Taylor Thompson, rumah sakit umum Massachusetts dan Harvard Medical School, menulis


"[Beta-2] agonist perawatan pada pasien dengan ARDS harus dibatasi untuk perawatan obstruksi klinis saluran udara reversibel dan tidak harus menjadi bagian dari perawatan rutin," .


n*all


Published with Blogger-droid v2.0.1

Selasa, 13 Desember 2011

disable live preview to win 7

Windows 7 – Disable Live Preview


Disable Buat file registry seperti diatas untuk mematikan Live Preview.


Komputer terasa terbebani ketika Anda ingin meng akses Live Preview. Apakah fungsi ini bisa dinonaktifkan?


TIPs Fungsi Live Preview memang menarik. Mengapa demikian? Karena melalui fungsi ini, memungkinkan Anda “mengintip” aktivitas yang terjadi di dalam sejumlah aplikasi pada Taskbar. Namun, tidak semua orang menyukai fungsi ini karena ingin menghemat sumber daya komputer atau memang tidak suka dengan tampilannya. Apapun alasannya, fungsi Live Preview sebenarnya dapat Anda nonaktifkan dari Taskbar Windows. Namun, caranya harus dilakukan lewat fungsi Regedit.


Pertama-tama, bukalah aplikasi Regedit dengan menekan kombinasi tombol [WINDOWS]+[R] untuk membuka window “Run” dan ketik “regedit”, kemudian tekan [ENTER]. Jika menu peringatan UAC muncul, Anda dapat mengabaikannya dengan meng-klik tombol “Yes” untuk menyetujuinya. Pada panel menu sebelah kiri Regedit, Anda dapat mengakses HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced.


Selanjutnya, klik kanan bagian kosong pada panel menu sebelah kanan Regedit, pilih “New”, lalu pilih “DWORD”. Beri nama entri baru tersebut dengan “DisablePreviewWindow”. Setelah entri itu dibuat, klik ganda entri tersebut. Pada kolom “Value”, masukkan nilai “1”. Setelah selesai, tutup jendela Regedit dan lihat perubahannya di Windows.


Published with Blogger-droid v2.0.1

Sabtu, 03 Desember 2011

anfis reproduksi

Terdiri alat / organ eksternal dan internal, sebagian besar terletak dalam rongga panggul.

Eksternal (sampai vagina) : fungsi kopulasi

Internal : fungsi ovulasi, fertilisasi ovum, transportasi blastocyst, implantasi, pertumbuhan fetus, kelahiran.

Fungsi sistem reproduksi wanita dikendalikan / dipengaruhi oleh hormon-hormon gondaotropin / steroid dari poros hormonal thalamus – hipothalamus – hipofisis – adrenal – ovarium.

Selain itu terdapat organ/sistem ekstragonad/ekstragenital yang juga dipengaruhi oleh siklus reproduksi : payudara, kulit daerah tertentu, pigmen dan sebagainya.


GENITALIA EKSTERNA


Vulva

Tampak dari luar (mulai dari mons pubis sampai tepi perineum), terdiri dari mons pubis, labia mayora, labia minora, clitoris, hymen, vestibulum, orificium urethrae externum, kelenjar-kelenjar pada dinding vagina.


Mons pubis / mons veneris

Lapisan lemak di bagian anterior symphisis os pubis.

Pada masa pubertas daerah ini mulai ditumbuhi rambut pubis.


Labia mayora

Lapisan lemak lanjutan mons pubis ke arah bawah dan belakang, banyak mengandung pleksus vena.

Homolog embriologik dengan skrotum pada pria.

Ligamentum rotundum uteri berakhir pada batas atas labia mayora.

Di bagian bawah perineum, labia mayora menyatu (pada commisura posterior).


Labia minora

Lipatan jaringan tipis di balik labia mayora, tidak mempunyai folikel rambut. Banyak terdapat pembuluh darah, otot polos dan ujung serabut saraf.


Clitoris

Terdiri dari caput/glans clitoridis yang terletak di bagian superior vulva, dan corpus clitoridis yang tertanam di dalam dinding anterior vagina.

Homolog embriologik dengan penis pada pria.

Terdapat juga reseptor androgen pada clitoris. Banyak pembuluh darah dan ujung serabut saraf, sangat sensitif.


Vestibulum

Daerah dengan batas atas clitoris, batas bawah fourchet, batas lateral labia minora. Berasal dari sinus urogenital.

Terdapat 6 lubang/orificium, yaitu orificium urethrae externum, introitus vaginae, ductus glandulae Bartholinii kanan-kiri dan duktus Skene kanan-kiri. Antara fourchet dan vagina terdapat fossa navicularis.


Introitus / orificium vagina

Terletak di bagian bawah vestibulum. Pada gadis (virgo) tertutup lapisan tipis bermukosa yaitu selaput dara / hymen, utuh tanpa robekan.

Hymen normal terdapat lubang kecil untuk aliran darah menstruasi, dapat berbentuk bulan sabit, bulat, oval, cribiformis, septum atau fimbriae. Akibat coitus atau trauma lain, hymen dapat robek dan bentuk lubang menjadi tidak beraturan dengan robekan (misalnya berbentuk fimbriae). Bentuk himen postpartum disebut parous.

Corrunculae myrtiformis adalah sisa2 selaput dara yang robek yang tampak pada wanita pernah melahirkan / para.

Hymen yang abnormal, misalnya primer tidak berlubang (hymen imperforata) menutup total lubang vagina, dapat menyebabkan darah menstruasi terkumpul di rongga genitalia interna.


Vagina

Rongga muskulomembranosa berbentuk tabung mulai dari tepi cervix uteri di bagian kranial dorsal sampai ke vulva di bagian kaudal ventral. Daerah di sekitar cervix disebut fornix, dibagi dalam 4 kuadran : fornix anterior, fornix posterior, dan fornix lateral kanan dan kiri. Vagina memiliki dinding ventral dan dinding dorsal yang elastis. Dilapisi epitel skuamosa berlapis, berubah mengikuti siklus haid.

Fungsi vagina : untuk mengeluarkan ekskresi uterus pada haid, untuk jalan lahir dan untuk kopulasi (persetubuhan).

Bagian atas vagina terbentuk dari duktus Mulleri, bawah dari sinus urogenitalis. Batas dalam secara klinis yaitu fornices anterior, posterior dan lateralis di sekitar cervix uteri.

Titik Grayenbergh (G-spot), merupakan titik daerah sensorik di sekitar 1/3 anterior dinding vagina, sangat sensitif terhadap stimulasi orgasmus vaginal.


Perineum

Daerah antara tepi bawah vulva dengan tepi depan anus. Batas otot-otot diafragma pelvis (m.levator ani, m.coccygeus) dan diafragma urogenitalis (m.perinealis transversus profunda, m.constrictor urethra).

Perineal body adalah raphe median m.levator ani, antara anus dan vagina.

Perineum meregang pada persalinan, kadang perlu dipotong (episiotomi) untuk memperbesar jalan lahir dan mencegah ruptur.


GENITALIA INTERNA


Uterus

Suatu organ muskular berbentuk seperti buah pir, dilapisi peritoneum (serosa).

Selama kehamilan berfungsi sebagai tempat implatansi, retensi dan nutrisi konseptus.

Pada saat persalinan dengan adanya kontraksi dinding uterus dan pembukaan serviks uterus, isi konsepsi dikeluarkan.

Terdiri dari corpus, fundus, cornu, isthmus dan serviks uteri.


Serviks uteri

Bagian terbawah uterus, terdiri dari pars vaginalis (berbatasan / menembus dinding dalam vagina) dan pars supravaginalis. Terdiri dari 3 komponen utama: otot polos, jalinan jaringan ikat (kolagen dan glikosamin) dan elastin. Bagian luar di dalam rongga vagina yaitu portio cervicis uteri (dinding) dengan lubang ostium uteri externum (luar, arah vagina) dilapisi epitel skuamokolumnar mukosa serviks, dan ostium uteri internum (dalam, arah cavum). Sebelum melahirkan (nullipara/primigravida) lubang ostium externum bulat kecil, setelah pernah/riwayat melahirkan (primipara/ multigravida) berbentuk garis melintang. Posisi serviks mengarah ke kaudal-posterior, setinggi spina ischiadica. Kelenjar mukosa serviks menghasilkan lendir getah serviks yang mengandung glikoprotein kaya karbohidrat (musin) dan larutan berbagai garam, peptida dan air. Ketebalan mukosa dan viskositas lendir serviks dipengaruhi siklus haid.


Corpus uteri

Terdiri dari : paling luar lapisan serosa/peritoneum yang melekat pada ligamentum latum uteri di intraabdomen, tengah lapisan muskular/miometrium berupa otot polos tiga lapis (dari luar ke dalam arah serabut otot longitudinal, anyaman dan sirkular), serta dalam lapisan endometrium yang melapisi dinding cavum uteri, menebal dan runtuh sesuai siklus haid akibat pengaruh hormon-hormon ovarium. Posisi corpus intraabdomen mendatar dengan fleksi ke anterior, fundus uteri berada di atas vesica urinaria.

Proporsi ukuran corpus terhadap isthmus dan serviks uterus bervariasi selama pertumbuhan dan perkembangan wanita (gambar).


Ligamenta penyangga uterus

Ligamentum latum uteri, ligamentum rotundum uteri, ligamentum cardinale, ligamentum ovarii, ligamentum sacrouterina propium, ligamentum infundibulopelvicum, ligamentum vesicouterina, ligamentum rectouterina.


Vaskularisasi uterus

Terutama dari arteri uterina cabang arteri hypogastrica/illiaca interna, serta arteri ovarica cabang aorta abdominalis.


Salping / Tuba Falopii

Embriologik uterus dan tuba berasal dari ductus Mulleri. Sepasang tuba kiri-kanan, panjang 8-14 cm, berfungsi sebagai jalan transportasi ovum dari ovarium sampai cavum uteri.

Dinding tuba terdiri tiga lapisan : serosa, muskular (longitudinal dan sirkular) serta mukosa dengan epitel bersilia.

Terdiri dari pars interstitialis, pars isthmica, pars ampularis, serta pars infundibulum dengan fimbria, dengan karakteristik silia dan ketebalan dinding yang berbeda-beda pada setiap bagiannya (gambar).


Pars isthmica (proksimal/isthmus)

Merupakan bagian dengan lumen tersempit, terdapat sfingter uterotuba pengendali transfer gamet.

Pars ampularis (medial/ampula)

Tempat yang sering terjadi fertilisasi adalah daerah ampula / infundibulum, dan pada hamil ektopik (patologik) sering juga terjadi implantasi di dinding tuba bagian ini.

Pars infundibulum (distal)

Dilengkapi dengan fimbriae serta ostium tubae abdominale pada ujungnya, melekat dengan permukaan ovarium. Fimbriae berfungsi “menangkap” ovum yang keluar saat ovulasi dari permukaan ovarium, dan membawanya ke dalam tuba.


Mesosalping

Jaringan ikat penyangga tuba (seperti halnya mesenterium pada usus).


Ovarium

Organ endokrin berbentuk oval, terletak di dalam rongga peritoneum, sepasang kiri-kanan. Dilapisi mesovarium, sebagai jaringan ikat dan jalan pembuluh darah dan saraf. Terdiri dari korteks dan medula.

Ovarium berfungsi dalam pembentukan dan pematangan folikel menjadi ovum (dari sel epitel germinal primordial di lapisan terluar epital ovarium di korteks), ovulasi (pengeluaran ovum), sintesis dan sekresi hormon-hormon steroid (estrogen oleh teka interna folikel, progesteron oleh korpus luteum pascaovulasi). Berhubungan dengan pars infundibulum tuba Falopii melalui perlekatan fimbriae. Fimbriae “menangkap” ovum yang dilepaskan pada saat ovulasi.

Ovarium terfiksasi oleh ligamentum ovarii proprium, ligamentum infundibulopelvicum dan jaringan ikat mesovarium. Vaskularisasi dari cabang aorta abdominalis inferior terhadap arteri renalis.


CATATAN :

Letak / hubungan anatomik antara organ2 reproduksi (uterus, adneksa, dsb) dengan organ2 sekitarnya di dalam rongga panggul (rektum, vesika urinaria, uretra, ureter, peritoneum dsb), vaskularisasi dan persarafannya, silakan baca sendiri.


ORGAN REPRODUKSI / ORGAN SEKSUAL EKSTRAGONADAL


Payudara

Seluruh susunan kelenjar payudara berada di bawah kulit di daerah pektoral. Terdiri dari massa payudara yang sebagian besar mengandung jaringan lemak, berlobus-lobus (20-40 lobus), tiap lobus terdiri dari 10-100 alveoli, yang di b


Published with Blogger-droid v2.0.1

Selasa, 26 April 2011

moral anak bangsa

Melihat tayangan acara kuis di tv ternyata hanya 50 yg benar menjawab lambang sila ke dua dari pancasila dari 100 peserta. Mungkin ini salah satu indikator yang keliru...
Sebegitukah rendahnya pemahaman masyarakat kita terhadap dasar negara... ..yg menjadi landasan ideologi dan pedoman hidup masyarakat kita. Hingga kita kehilangan martabat kehidupan dan berbangsa. Kehidupan dan adat budaya timur penuh kesederhanaan jadi instant dan glamor...toleransi jadi teror sana sini hanya untuk kepentingan pribadi dan golongan hingga tidak ada tegang rasa, sedikit sedikit di harus bayar, gantirugi, perlu reward yang ada dibenak hanya materi dan kekuasaan.
Bahkan untuk kepentingan sesaat harus menjilat dan bermanis muka. Pada penguasa yg harusnya sebagai pengayom pembimbing pembina dan contoh serta teladan dlm berkehidupan. hidup terasa suram mana kala para pemimpin arogan pada kekuasaan dan egosentris terhadap kepentingan. Malu pada kekurangan dan lebih memalukan tidak mau menerima kekurangan hingga sulit dan alergi memperbaiki kekurangan. Mencari - cari alasan dan kesalahan untuk merubah fakta yang ada hingga tidak segan MENYAlahkan ORANG LAIN..agar di anggap benar dan terhormat.sungguh terlalu... ..
Published with Blogger-droid v1.6.8

Senin, 25 April 2011

Hard opinition

Askep content... Hari otda. .Bagi bagi kekuasaan hingga ke tk desa. .raja kecil baru... Bermunculan. ..
Instansi pemerintah yg sudah lama mengkotak kotakkan kekuasaan tambah menjadi jadi tanpa terkecuali.
Bahkan sampai management terkecil hingga urusan teknis yg tdk jelas tata aturan serta perundangannya. Mereka diatur dan dibuat aturan oleh kelompok penguuasa tertentu demi kepentingannya.
Malah sesuatu yang harusnya mudah dibuat sulit di tambah biroksasi ala feodal warisan penjajah...
Bahkan tanpa sosialisasi aturan di tegakkan
Hal yang lumrah tanpa embel- embel kewenangan jadi bahasa kesewenangan di mata mereka kebijakan awal dari penyimpangan.
Mungkin menurut mereka kesepakatan dan forum rembuk di anggap menayangkan kekurangan mereka atau mungkin mereka merasa di lecehkan.
Dimana potriotisme dan berjiwa besar terhadap suatu perubahan dan kami harap jangan terlalu picik dan mengkerdilkan diri terhadap suatu keadaan yang baik bagi publik.
Manusia tidak ada yang sempurna akan lebih mulia bila mau memperbaiki diri.
Published with Blogger-droid v1.6.8

Rabu, 13 April 2011

Eksposur Utama kekerasan media, termasuk TV, film, video game, musik, dan buku komik

Untuk menjelaskan efek kekerasan media dan perilaku agresif yang konsisten dengan teori-teori yang telah berevolusi. baik efek jangka pendek dan jangka panjang. Peneliti Arch Pediatr Adolesc Med menguji hipotesis teori-berbasis orang dewasa dan anak-anak.

Peserta Anak-anak berusia di bawah 18 tahun dan orang dewasa.
Eksposur Utama kekerasan media, termasuk TV, film, video game, musik, dan buku komik.
Ukuran perilaku agresif, pikiran agresif, perasaan marah, gairah fisiologis (misalnya, detak jantung, tekanan darah), dan perilaku .

Perkiraan ukuran digabungkan dengan menggunakan prosedur meta-analitik. Seperti yang diharapkan, efek jangka pendek dari kekerasan media lebih besar untuk orang dewasa daripada untuk anak-anak sedangkan efek jangka panjang lebih besar untuk anak-anak dibandingkan orang dewasa.  


Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa ada efek ukuran keseluruhan sederhana namun signifikan bagi paparan kekerasan media pada perilaku agresif, pikiran agresif, perasaan marah, tingkat gairah, dan perilaku dasar ( pendukung ).

Hasil ini konsisten dengan teori bahwa efek jangka pendek sebagian besar disebabkan oleh
pembelajaran (encoding) dan atau kepercayaan terhadap suatu tayangan, yang dewasa memiliki lebih banyak waktu untuk memahami dan mempelajari.  
Sebaliknya, efek jangka panjang memerlukan pembelajaran (encoding) dari skrip suatu tayangan . Anak-anak akan mencontoh dengan penafsiran mereka dan membuat simbol baru dari skema keyakinan yang ada tanpa melalui observasi dan pembelajaran dibandingkan orang dewasa.

Kamis, 07 April 2011

Menunda pengobatan hanya beberapa jam dapat memperlama tinggal di rumah sakit

Kamis, 31 Maret (HealthDay News) - perawatan antibiotik cepat adalah penting untuk kritis anak-anak sakit dengan pneumonia bakteri, kata sebuah studi baru.
Bahkan penundaan beberapa jam dapat menyebabkan tinggal rumah sakit lebih lama, kata Dr Jennifer A. Muszynski dari Nationwide Children's Hospital di Columbus, Ohio.
Dia dan rekan-rekannya mengamati 45 bayi dan anak-anak, rata-rata usia 17 bulan, yang telah mengalami pneumonia bakteri berat dan memerlukan ventilasi mekanis . Anak-anak dengan radang paru-paru atau pneumonia didapat di rumah sakit tidak dimasukkan dalam penelitian ini.

Studi ini muncul di edisi April dari Pediatric Infectious Disease Journal.

Para peneliti menjelaskan dalam rilis berita jurnal.

Dokter yang merawat anak-anak dengan pneumonia bakteri harus memutuskan dengan cepat basis pemilihan antibiotik dengan kemungkinan penyebab infeksi. Sementara itu, tes yang dilakukan untuk menentukan apakah yang dipilih antibiotik akan efektif. Jika tidak, dokter harus beralih ke lain antibiotik lain sesegera mungkin.

Dari 45 pasien dalam penelitian ini, 71 persen pada awalnya diobati dengan antibiotik yang tepat. Ketika pasien dan sebagiannya berubah jenis pemakaian antibiotik setelah tes tersebut dipandang sebagai sebuah kelompok yang resisten, waktu median untuk pengobatan dengan antibiotik yang cocok/ tepat adalah sekitar 10 jam, dengan rentang dua sampai 38 jam.

Secara keseluruhan, anak-anak yang menerima antibiotika tepat melewatkan sedikit hari di rumah sakit. Bagi anak-anak dengan pneumonia sebagai masalah hanya medis, menunggu lebih lama untuk perawatan antibiotik yang benar dikaitkan tidak hanya dengan tinggal di rumah sakit lebih lama, tetapi dengan lebih banyak waktu di unit perawatan intensif dan pada ventilator mekanis.

Kamis, 31 Maret 2011

MANAGEMEN KEPERAWATAN RSUD KOTABARU

Sesuai Perda kabupaten Kotabaru  th 2010, kami siap melayani anda, dengan mengutamakan minimal hari rawat dan kwalitas perawatan yang lebih baik, ditunjang SDM yang memadai, serta efisiensi bea perawatan dan pengobatan.

segala kebijakan atau aturan yang dibuat diupayakan untuk tidak bertentangan dengan aspek-aspek ekososbud dan agama yang ada 


Keperawatan yang beroreantasi pada keluarga tanpa membedakan dalam memberikan pelayanan perawatan yang efisien dan berkualitas.

kebutuhan-kebutuhan spesifik yang dipertimbangkan dalam semua tingkat perencanaan yang teliti baik secara budaya sosial dan ekonomis







kami berusaha meningkatkan kualitas hidup keluarga anda di dukung berbagai mesin mekanik kesehatan, prosedur baru dan bahan-bahan / obat-obatan baru.

kemurahan hati adalah tanggung jawab untuk melakukan kebaikan yang menguntungkan klien dan menghindari perbuatan yang merugikan atau membahayakan klien.





Informasi yang Tepat dan Akurat memastikan anda dapat menikmati perawatan dengan penuh keyakinan

Sistem pelayanan terpadu dengan penunjang medis 24 jam yang memberi anda nilai kepastian.








Kami menyadari bahwa manajemen yang kami buat masih banyak kekurangan, untuk itu kami sangat membutuhkan masukan, kritik yang bersifat membangaun bagi kesempurnaan dalam profesionalisasi Keperawatan, khususnya Manajemen Keperawatan












.

Minggu, 20 Maret 2011

estrogen tambahan meningkatkan risiko kanker payudara

Sebuah studi keluar minggu ini dalam jurnal online PloS Medicine memperlihatkan apa yang mungkin menjadi cara yang umum perusahaan obat mencoba untuk mempengaruhi dokter.
Penulis, dari Georgetown University Medical Center di Washington, DC, melihat artikel tentang terapi penggantian hormon pada wanita post-menopausal yang ditulis oleh dokter hubungannya dengan produsen hormon tersebut. Semua artikel yang ditulis 2004 hingga sekarang dan studi menyimpulkan bahwa estrogen tambahan meningkatkan risiko kanker payudara dan memiliki manfaat kecil.
Penulis berhati-hati untuk membuat pernyataan-pernyataan ilmiah akurat, tapi kemudian cenderung masih meragukan hubungan antara estrogen dan kanker payudara, dan sering berakhir mendorong
dokter lain untuk mengabaikan ilmu dan meresepkan hormon pula.
Sebagian hasilnya, ada perdebatan masih cukup besar di beberapa kalangan komunitas medis mengenai risiko terapi hormon pada wanita, meskipun bukti-bukti yang cukup meyakinkan bahwa risiko tersebut nyata dan substansial.
Sementara hukum mengharuskan perusahaan obat untuk mengatakan kebenaran tentang temuan-temuan ilmiah itu. pengaruh permainan pasar tidak bisa berhenti pada pendapat dan dukungan yang melukis gambar yang berbeda. Intinya apa yang dapat Anda lakukan? Tidak percaya pada nasihat tentang obat dari dokter yang mendapatkan uang dari perusahaan-perusahaan obat ?